Pelajari workflow Vibe Coding dari nol, mulai dari memahami cara kerja AI sebagai coding partner, membangun project dengan context yang tepat, debugging, optimasi biaya, sampai deployment.


Juan Akbar Ronaldi adalah seorang vibe coder asal Tangerang Selatan dengan latar belakang Ilmu Komunikasi dari Universitas Muhammadiyah Jakarta. Bukan berasal dari dunia IT atau computer science, Juan memulai perjalanan coding-nya dari nol setelah bekerja sebagai HRD Generalist di sebuah perusahaan IT consultant. Karena kebutuhan pekerjaan, Juan mulai belajar membuat landing page dengan bantuan AI hingga akhirnya masuk ke dunia software engineering. Pada April 2026, ia resmi mendalami vibe coding, yaitu pendekatan membangun software dengan AI sebagai co-pilot utama dalam proses berpikir, menulis kode, dan mengembangkan produk digital. Dalam waktu singkat, Juan berhasil mengerjakan beberapa project nyata seperti MasterMove Indonesia, Personal HR System, dan Logistik ERP. Saat ini, Juan fokus membagikan pengalaman praktisnya kepada orang-orang non-IT yang ingin mulai membangun aplikasi dengan bantuan AI.
Di era AI, kemampuan membuat produk digital bukan lagi hanya dimiliki oleh programmer. Dengan pendekatan Vibe Coding, siapa pun kini bisa mengubah ide menjadi website, landing page, atau tools yang benar-benar berfungsi hanya dengan memanfaatkan AI secara efektif.
Di kelas modular self-paced ini, kamu bakal belajar Vibe Coding dari nol, mulai dari mengubah mindset koding manual ke intent-based development, setup tools modern (Warp & Open Claude), trik menghemat biaya token hingga 90%, sampai cara debug dan deploy aplikasi pertamamu secara otomatis.
Kelas ini cocok untuk pemula maupun profesional yang ingin meningkatkan produktivitas dengan bantuan AI.
6 Modul untuk Membangun Workflow Vibe Coding dari Nol
Fundamental Vibe Coding: Pahami cara kerja Vibe Coding sebelum mulai coding
Tools & AI Ecosystem: Bangun environment yang siap untuk AI-assisted development.
Project Context dengan .md: Bikin AI lebih paham project kamu.
Token Hacks & Cost Optimization: Cost-per-task, model selection, prompt caching, structured outputs, frontier vs cheap models
Error Solving & Debugging: Ketika AI mentok, kamu tahu harus ngapain.
Deployment & Best Practices: Dari project lokal sampai siap di-shipping
Banyak orang mengira Vibe Coding hanya soal meminta AI membuat kode. Padahal, kemampuan yang paling penting adalah mengetahui cara memberikan instruksi yang tepat
AI bisa membantu menulis kode lebih cepat, tapi tanpa workflow yang tepat, kamu justru bisa menghabiskan lebih banyak waktu untuk revisi, debugging, dan mengulang hal yang sama
Di kelas ini, kamu tidak hanya belajar cara memberi prompt ke AI, tetapi juga memahami cara berpikir dan workflow di baliknya mulai dari memberi konteks, membangun fitur, debugging, hingga membawa project sampai siap digunakan.
Mengubah ide menjadi technical direction
Membangun context project yang bisa dipahami AI
Memilih model berdasarkan kebutuhan task
Membangun dan melakukan iterasi aplikasi dengan AI
Menganalisis dan memperbaiki error
Mengontrol token & biaya
Melakukan deployment
Menjaga project tetap maintainable
Pemula yang ingin mulai belajar Vibe Coding.
Freelancer yang ingin bekerja lebih cepat dengan AI.
Digital Marketer yang ingin membuat landing page tanpa developer.
UI/UX Designer yang ingin mengubah desain menjadi website.
Content Creator yang ingin membangun tools sendiri.
Business Owner dan UMKM yang ingin memanfaatkan AI untuk mengembangkan bisnis.
Warp: AI-native terminal & development workflow
Open Claude: AI coding & agentic workflow
9router: Multi-model routing & cost optimization
Kamu sudah baca sampai bawah, tandanya kamu serius. Jangan biarkan momentum ini hilang, mulai belajar hari ini juga.
Masih mau eksplor? Ini pilihan terbaru dari Native Academy.
Kelas Modular-78%
Alif Laikpadada5.0
Kelas Modular-75%
Envi Bagus4.9
Kelas Modular-54%
Juan Akbar Ronaldi4.8